Beranda Sains & Teknologi Nintendo Tunda Prapesan Switch 2 di AS

Nintendo Tunda Prapesan Switch 2 di AS

Nintendo menunda jadwal prapesan (pre-order) konsol terbaru mereka yakni Switch 2 di Amerika Serikat menyusul pengumuman kebijakan tarif baru dari Presiden Donald Trump awal pekan ini.

0
Nintendo menunda jadwal prapesan (pre-order) konsol terbaru mereka yakni Switch 2 di Amerika Serikat menyusul pengumuman kebijakan tarif baru dari Presiden Donald Trump awal pekan ini.

CARAPANDANG - Nintendo menunda jadwal prapesan (pre-order) konsol terbaru mereka yakni Switch 2 di Amerika Serikat menyusul pengumuman kebijakan tarif baru dari Presiden Donald Trump awal pekan ini.

Dilansir dari Engadget pada Sabtu, masa prapesan yang sebelumnya dijadwalkan dibuka pada 9 April kini ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Prapesan untuk Nintendo Switch 2 di AS tidak akan dimulai pada 9 April 2025 demi mengevaluasi potensi dampak dari tarif serta kondisi pasar yang terus berkembang. Nintendo akan mengumumkan jadwal baru di kemudian hari. Tanggal peluncuran 5 Juni 2025 tetap tidak berubah,” kata Nintendo dalam keterangannya.

Seperti yang diketahui, Nintendo resmi mengumumkan Switch 2 pada 2 April 2025. Beberapa jam setelah pengumuman tersebut, pemerintahan Trump mengumumkan serangkaian tarif baru yang menyasar berbagai negara, termasuk Jepang, China, dan Vietnam.

Produk dari China dan Vietnam, tempat Nintendo memproduksi sebagian besar perangkat kerasnya, akan dikenakan bea impor masing-masing sebesar 34 persen dan 46 persen.

Di Amerika Serikat, Nintendo menyatakan bahwa Switch 2 akan dijual seharga 450 dolar AS (Rp7,4 juta). Seperti dicatat oleh Polygon, harga tersebut sudah memicu reaksi negatif dari para penggemar, yang ramai-ramai meminta Nintendo untuk menurunkan harganya.

Hingga saat ini, masih belum pasti apa langkah yang akan diambil Nintendo setelah melakukan penilaian terhadap situasi tarif ini.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Teratas

Berita Terkait
Berita Terkait